Powered by Drupal
  • (021) 800 9342 | (021) 800 4818 | (021) 801 3364 | (021) 809 0294
  • info@alkhairaatku.com

Hari Guru ke 74 - SDIT Al Khairaat

Submitted by novel on Wed, 12/04/2019 - 05:50
1

ALKHAIRAAT, CONDET – Hari Guru Nasional jatuh pada tanggal 25 November setiap tahunnya. Hari Guru Nasional ini diperingati untuk memberi penghargaan kepada guru-guru di Indonesia yang telah mengabdikan diri untuk mendidik generasi penerus bangsa.

Hari Guru Nasional telah dicetuskan berdasarkan Kepres Nomor 78 Tahun 1994 dan pada UU nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen. Tanggal 25 November dipilih sebagai Hari Guru Nasional bertepatan dengan ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Di beberapa negara, Hari Guru merupakan hari libur sekolah. Namun tidak di Indonesia. Perayaan Hari Guru dilakukan dengan mengadakan beberapa acara. Biasanya, sekolah-sekolah akan memberikan penghargaan lewat lagu paduan suara. Tak jarang, beberapa sekolah mengadakan lomba di hari tersebut.

Senin (25/11), SDIT Al Khairaat turut serta dalam merayakan Hari Guru Nasional ke-74. Perayaan diawali dengan upacara Hari Guru Nasional bersama seluruh siswa, guru dan staf di lapangan sekolah. Yang istimewa dari upacara ini adalah petugas upacara yang keseluruhannya diisi oleh para guru.

“Petugasnya itu guru-guru yang juga pembina pramuka. Sebelumnya, mereka berlatih sebagai petugas upacara selama dua hari untuk hari yang spesial ini,” jelas Dienna Octavianti, staf Kesiswaan SDIT Al Khairaat.

Setelah upacara, tim paduan suara sekolah turut menghibur dengan lagu-lagu bertema guru dan pendidikan. Yang berbeda dari yang lain, di hari spesial ini juga diisi dengan kegiatan Parent Teaching Day. Parent Teaching Day atau PTD ini bukan hal yang baru di SDIT Al Khairaat. Seperti namanya, dalam PTD ini orang tua murid yang ditunjuk oleh korlas akan mengisi jam belajar di kelas menggantikan para guru. Kegiatan PTD ini merupakan bentuk penghargaan dari orang tua murid kepada guru di SDIT Al Khairaat. Melalui kegiatan ini orang tua murid bisa mengerti bagaimana pembelajaran di kelas berlangsung, bagaimana berhadapan dengan siswa satu kelas, bagaimana mengatur juga mengkondisikan kelas.

“Biasanya orang tua murid akan kaget ketika mengajar di kelas. Mereka akan merasakan perasaan luar biasa saat memberikan pelajaran kepada siswa-siswa dengan berbagai macam karakter, seperti yang dirasakan para guru setiap harinya sekian jam,” ucap Dienna. “Semoga guru se Indonesia, khususnya di SDIT Al Khairaat, kesejahteraannya bisa meningkat. Tapi kesejahteraan meningkat itu, juga harus dibarengi dengan kinerja juga. Bagaimana guru menjalankan amanah sesuai dengan yang seharusnya. Semoga guru semakin jaya, sejahtera dan bermanfaat bagi sebanyak-banyaknya umat,” tambahnya. (-RH)